“Pendampingan Pelaksanaan Program GPAI Tahap 3 oleh Pengawas PAI”

Jakarta, 9 Agustus 2024,
Pada hari ini, Jum’at tanggal 9 AGustus 2024, Pokjawas PAI Nasional melaknakan kegiatan webinar part 3 yang merupakan kelanjutan dari webinar part 1 dan 2. Dalam webinar ini dibahas tentang kelanjutan tugas pengawas PAI dasi siklus pertama dan kedua, yaitu masuk pada siklus ketiga kepengawasan, dengan fokus pendampingan pelaksanaan program GPAI. Bertuga sebagai pembawa acara dan moderator daam kegiatan ini adalah Dr. Mamik Rosita, M.Pd. I, pengawas PAI provinsi Jawa Timur, dan sebagai pemimpin doa adalah Dr. Syamsul Arif, M.Pd.I., pengawas PAU dari Provinsi Jambi. Sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Ahmad Fathullah, M.Pd.I., pengawas dari kabupaten Serang dan Winarno, S.Pd.I., M.Pd.I, pengawas PAI dari kabupaten Way Kanan, Lampung. Keduanya merupakan pengurus pokjawas PAI Nasional.
Acara dibuka oleh pembawa acara pada pukul 8.45 menit, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pengawas PAI. Mars pengawas PAI adalah lagu kebanggaan pengawas PAI yang diciptakan oleh Heni Wahyu Widiawati, Pengawas PAI dari Provinsi DIY. Selanjutnya acara dirangkai dengan pembacaan doa. Setelah pembacaan doa, kemudian smabutan ketua Pokajwas PAI Nasional, yaitu Dr. Ahmad Zaki, M.Pd.I. Dalam sambutannya ketua pokjawasnas menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan, diantaranya yaitu temu Pengawas PAI Nasional, pengadaan KTA Nasional, pengadaan seragam Pokjawas PAI Nasional yang baru, serta berita penting lainnya.
Kasubdit PAI pada PAUD TK, Hj. Lelis Tsuroya H., M.Si. dalam sambutannya sangat mengapresiasi pelaksanaan webinar yang ke 3 ini, juga mengapresiasi langkah pokjawasnas dalam merespon adanya perdirjen GTK nomor 4831 tentang transformasi pengawas dan juga mengadaptasikan model kompetensi pengawas. Beliau juga mengingatkan bahwa peran epnagwas sudah berbeda, bukan hanya terkait akademik, namun mendampingi kepala skeolah dalam peningkatan kualitas bpembelajaran. Hal itu tidak mudah terutama bagi pengawas PAI yang merupakan pengawas maple. Memang ada banyak pengawas yang dengan mudah melaksanakan pendampingan ini, namun masih banyak pula yang masih bingung dalam melaksanakan tugasnya. Kasubdit juga berharap pengawas PAI bisa berreformasi dalam tugas kepengawasannya, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan pendidikan nasional.
Ucapan terima kasih disampaikan oleh kasubdit atas langkah pokjawas Nasional PAI yang telah mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini, sejak dari triwulan pertama, kedua sampai ketiga yang dilengkapi aplikasi teknis untuk membantu pelaksanaan tugas pengawas PAI. Beliau yang sedang berkegiatan di Yogjakarta finalisasi pedoman pembelajaran dan asesmen untuk tingkat TK sampai SMA/SMK menyempatkan diri memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan webinar part 3 yang diadakan oleh Pokjawas Nasional PAI. Beliau juga berharap bahwa dengan webinar ini pengawas PAI tidak lagi bingung tentang tugasnya, untuk regulasi yang juga berpihak pada pengawas PAI akan selalu diikhtiarkan oleh beliau.
Selanjutnya, pemaparan materi pertama dari Narasumber ke-1, yaitu bapak Winarno, S.Pd.I., M.Pd. tentang teknis penggunaan aplikasi. Beliau menyampaikan bahwa yang akan dibahas adalah tugas pengawas di siklus ketiga, yaitu bulan Juli sampai dengan September, tahap pendampingan pelaksanan program satuan pendidikan/GPAI. Ada 3 kegiatan utama yaitu pemberiandiskusi dan umpan balik berkala, pelaksanaan dukungan sekolah prioritas utama, menengah dan akhir, serta pendampingan unjuk kerja pada sekolah prioritas utama, menengah dan akhir. Di aplikasi ada bagian data, mengisi di kolom yang berwarna abu- abu muda, nama pengawas, nIP, panggol, jabatan, pendmapingan tahun berapa, nama ketua pokjawas dan NIP nya yang ngelink pada berikutnya. Pada bulan Juli, Agustus, dan September ditulis nama kabupaten/ kota. Karena pada 3 bulan itu yang akan diinputkna pada pemenuhan e Kinerja kita pada tri wulan ketiga. Alur penyemai perubahan dan seterusnya melanjutkan alur dari siklus kedua. Warna di maisng- masing prioritas hanya untuk memudahkan pengawas menandai perbedaan prioritas satdik/ GPAI. Untuk warna bisa diubah sesuai selera pada format bersyarat. Untuk kembali bisa klik panah atau ke home saja. Untuk data sudah pernah diinput saat siklus pertama dahulu, sekarang tinggal melanjutkan saja, karena sudah siklus ketiga. Ikon Juli, Agustus, September adalah yang menjadi focus pengisian, nanti yang ikon lain akan nge link. Untuk jadwal pendampingan, nama ketua pokjawas maupun pegawas pendamping, maka jika data sudah diisi maka akan otomatis terisi. Untuk guru binaan yang lebih dari 20, maka bisa menggandakan aplikasi ini dnegan nama yang lain. APlikasi bisa didapatkan di email atau di website pokjawasnas. Aplikasi ini diprotek agar pengawas tidak mengalami kebingungan.
Beliau juga mengingatkan bahwa untk download aplikasi ini di website tidak perlu mengirim email meminta izin untuk download. Namun di klik saja link download aplikasi pendapingan, lalu tunggu sampai terbuka dengan sempurna. Jika sudah muncul semua, silahkan klik file lalu klik download dengan format xlxm, bukan minta izin jadi editor, karena kalau jadi editor maka akan berpotensi merubah rumus.
Selanjutnya narasumber 2, bapak Ahmad Fathullah, M.Pd.I. menyampaikan materi modul pendampingan pelaksanaan program GPAI. Beliau menyampaikan mengapa penagwas PAI perlu melaksanakan pendampingan pelaksanaan program GPAI? Tujuan dari pendampingan pelaksanaan program satuan pendidikan adalah untuk memastikan setiap pelaksanaan program kerja pada satuan pendidikan dapat berjalan sesuai dengan tujuan. Peran Pengawas PAI dalam pendampingan pelaksanaan adalah membangun percakapan yang menggerakkan dengan strategi umpan balik, Menentukan metode pendampingan dalam memfasilitasi penyelesaian hambatan dan mendampingi proses unjuk kerja dan Laporan berkala sebagai bahan alat bantu pendampingan. Fokus utama pada tahap itu adalah Berlatih memberikan umpan balik kepada guru PAI yang telah ditetapkan, Berlatih memilih metode pendampingan sesuai kondisi guru PAI, Menyusun rencana pendampingan unjuk kerja guru PAI dan Kekuatan laporan berkala sebagai alat bantu pendampingan.
Dalam melakukan pendampingan, hal pertama yang dilakukan adalah membuka diskusi dengan guru PAI untuk mendapatkan informasi mengenai: a. Tujuan program dalam satuan pendidikan, b. Praktik baik dari satuan pendidikan, c. Perbaikan praktik baik yang dilakukan oleh guru PAI dalam satuan pendidikan, d. Rencana tindak lanjut oleh guru PAI untuk satuan pendidikan. Dalam membangun diskusi, kita dapat menggunakan panduan diskusi dan panduan pemberian umpan balik. Ahmad Fathullah juga menyampaikan bahwa strategi umpan balik ada 3, aayaitu: Umpan Balik Pembangkit, Umpan Balik Penyemangat dan Umpan Balik Pembentuk. Contoh umpan balik pembangkit misalkan dengan bertanya, Berefleksi dari pengalaman sebelumnya, kira-kira apa yang bisa kita lakukan secara berbeda?. Sedangkan contoh umpan balik penyemangat adalah pertanyaan, Kira-kira apakah keberhasilan ini bisa membantu area lainnya yang mungkin masih perlu ditingkatkan..?. Contoh umpan balik pembentuk adalah pertanyaan, Apa yang bisa kita pelajari dari kesuksesan ini agar satuan pendidikan Bapak/Ibu bisa semakin berkembang?
Kegiatan presentasi narasumber dilanjutkan dengan tanya jawab. Banyak pertanyaan dari pengawas PAI, baik terkait aplikasi, maupun tekis di lapangan. Bahkan beberapa pengawas memberikan usulan untuk program peningkatan kompetensi Coaching, mengakomodir aplikasi dengan pendampingan pengawas PAI, kemudian ada tutorial mulai siklus satu sampai terakhir.
Terakhir, moderator Mamik Rosita mengajak pengawas PAI untuk menyemangati diri dengan yel- yel; Siapa kita? PAI, Bersama PAI? Kita bisa. PAI? Jaya, jaya, jaya Yes. We love PAI. Semua peserta dengan penuh semangat meneriakkan yel- yel tersebut yang menunjukkan kecintaan dan semangat sebagai pengawas PAI
Kontributor: Mamik Rosita
Eksplorasi konten lain dari Pokjawas PAI Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.