
pokjawaspainasional.id
Permainan Dunia Terbalik ala Pak Winarno , Terinspirasi dari Posisi Kamar Hotel yang Terbalik
Ada fenomena yang menarik pada PKP Pengawas angkatan 3 di Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur ini. Apakah fenomena tersebut? Fenomena tersebut adalah susunan kamar di hotel Flaminggo yang lain dari pada yang lain. Jika di hotel lain, dari lobi ke lantai 1,2,3,4 dan seterusnya adalah naik keatas. Sedangkan di hotel Flaminggo ini adalah kebalikannya. Ketika jalan dari lobi menuju ke kamar yang berada di lantai 4, kita bukannya naik, akan tetapi malah turus. Jadi saat mau masuk lift yang dipencet adalah tombol panah ke bawah. Nah, lohhh, lucu kan?
Ternyata fenomena tersebut menarik perhatian salah satu narasumber, yaitu bapak Winarno, M.Pd.I. Beliau memberikan materi secara menarik dnegan sebuah game yang berjudul “dunia terbalik”. Di awal pelatihan, Winarno membawa peserta dalam sebuah game tentang dunia terbalik. Beliau memancing permainan dengan stimulus pertanyaan. “Ketika 3 ditambah 3 sama dengan 0, 5 ditambah 5 sama dengan nol, 10 ditambah 10 sama dengan 0, maka 8 ditambah 6 sama dengan berapa?” Ada peserta yang menjawab 0, ada yang menjawab 14 dan ada yang menjawab 2. Dan ternyata yang benar adalah 2, mengapa? Karena game ini adalah dunia terbalik, jadi ketika perintahnya ditambahkan maka yang dilakukan adalah dikurangi, karena kebalikan penjumlahan adalah pengurangan.
Selanjutnya, Winarno menyampaikan bahwa pengawas PAI sekarang harus sudah mengikuti alur transformasi. Pengawas PAI di masa lampau, kehadirannya dihindari dan ditakuti oleh GPAI. Namun di era transformasi peran pengawas ini, seharusnya kehadiran pengawas PAI ditunggu dan dirindukan oleh guru, bukan malah dihindari atau ditakuti. Pengawas PAI harus memahami betul tentang siklus pengawas di era transformasi peran pengawas ini. Siklus kepengawasan ada 4, siklus pertama untuk triwulan pertama, siklus kedua untuk triwulan kedua, siklus ketiga untuk triwulan ketiga dan siklus ke empat untuk triwulan keempat. Adapun tahapan siklus pertama di triwulan pertama (Januari sampai Maret) adalah tahap perencanaan pendampingan. Sedangkan siklus kedua di triwulan kedua (bulan April sampai Juni) adalah pendampingan dalam perencanaan. Siklus ketiga yang dilaksanakan pada triwulan ketiga, yaitu bulan Juli sampai dengan September adalah pendampingan dalam pelaksanaan perencanaan. Adapun siklus keempat yang dilaksanakan pada triwulan keempat yaitu bulan Oktober sampai Desember adalah menyusun pelaporan pendampingan.
Kontributor: Mamik Rosita
Eksplorasi konten lain dari Pokjawas PAI Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
mencerahkan, perlu diuraikan kebih rinci kagj setuap tahaoan pebssmlingsn tersebut
SukaSuka